Longsor di Oro-Oro Dowo, Hujan Batu di Rumah Warga

HUJANBATU.COM – Pasca longsor yang terjadi di Jl. Brigjen Slamet Riyadi Gang 16, RT 04/RW 06, Kelurahan Oro Oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang pada Jumat pukul 23.30 dan Sabtu pukul 05.00, warga sekitar ketakutan. Bahkan, karena khawatir akan terjadi longsor susulan, beberapa warga di kawasan padat penduduk ini memilih mengungsi pada sore hari saat hujan badai kembali melanda Kota Malang dan sekitarnya.

Nota Informasi, bahwa lokasi kejadian berada di sebelah timur Jembatan Peler Oro-Oro Dowo. Pada hari Jumat pukul 23.30, sebuah rumah milik warga sekitar di atas (pinggir jalan) terjadi longsor. Tembok pembatas di belakang rumah Noer berlantai 2 runtuh sehingga menimpa rumah warga di bagian bawah.
Bebatuan di tembok pembatas rumah Noer berjatuhan, menghancurkan dapur beserta isinya, milik Sudarti (41) warga setempat. Memang banyak rumah warga lain yang letaknya paling bawah, tapi yang paling dekat dengan lokasi longsor adalah rumah Sudarti.

Sudarti menceritakan, rumah milik Noer itu dibangun bertingkat sejak sekitar 2 tahun lalu. “Sesungguhnya andaikan dibentuk di teras-teras, kita yang di dasar kuatir. Karena sepertinya pondasinya tidak kuat. Kami yang berada di bawah merasa khawatir apalagi saat hujan deras. Seperti Jumat lalu pukul 23.30, ada longsor yang menyebabkan tembok rumah saya roboh,” kata Sudarti.

Akibat longsor ini, Sudarti untuk sementara tidak bisa bekerja sebagai penjual makanan di Oro-oro Dowo, karena dapur dan memasak. peralatannya rusak.
“Biasanya saya jual beras di pinggir jalan. Kalau begini aku tidak bisa lagi memasak karena peralatan dapurku rusak. Saya harap pemilik rumah di atas bertanggung jawab. Soalnya warga sudah diperingatkan sebelumnya untuk memperkuat pondasi rumahnya. Saat ini, saya masih takut longsor lagi. Karena kemarin ada 2 kali longsor, yakni pada Jumat malam dan Sabtu pagi,” kata Sudarti.

Sementara itu, Noer mengatakan pihaknya akan memperkuat pondasi tembok pagar rumahnya. “Kata Noer.
Kejadian longsor ini membuat warga sekitar yang berada di bawah merasa takut karena melihat pondasi di bawah rumah Noer dianggap tidak kuat dan rawan longsor.Longsor di Oro-Oro Dowo, Hujan Batu di Rumah Warga  
Dwi Suwardi, seorang warga setempat, mengatakan pada Minggu soresehingga sebagian warga ketakutan. Dengan kejadian longsor ini, warga sekitar takut ada yang mengungsi, takut rumah di atas dengan bangunan 2 lantai roboh.

Tentu saja akan menimpa rumah warga di bawah. Apalagi sekarang sedang hujan. Musim. Sekali lagi, kalau bangunan di atas ambruk siapa yang bertanggung jawab? Semoga tidak ada lagi longsor seperti ini,” kata Dwi.

Akhir Kata

Itulah Artikel “Longsor di Oro-Oro Dowo, Hujan Batu di Rumah Warga“, Semoga bisa menambah wawasan kalian yah.
Jangan Lupa untuk share ke teman kalian dan kerabat kalian, agar mereka juga ikut mendapatkan Wawasan Terbaru juga.
Jika Ada kekurangan atau kritik dan saran jangan sungkan untuk komentar yah, karna itu sangat membantu kami untuk menjadi lebih baik lagi.

Leave a Comment